KH Maimun Zubair: Berhenti Merokok Lebih Baik Daripada Perokok yang Istiqamah Shalat Sunnah

Dawuh guru kami (kh. maimoen zubair) : kowe mandek rokok luweh apik timbang sholat sunnah nanging sek rokok’an (kalian menyudahi merokok lebih baik daripada istiqomah sholat sunnah tetapi masih merokok).

serupa maqolah seseorang kiyai pekalongan:
لا خيرَ خيرٌ لا يدوم، ولا شرّ شرُّ لا يدوم. والشر لايدوم خيرٌ من خير لايدوم.

“tak terdapat kebaikan dalam kebaikan yang tidak continue, dan juga tidak dapat dikatakan kurang baik dalam keburukan yang tidak continue. keburukan yang tidak continue, lebih baik daripada kebaikan yang tidak continue. ”

sesuatu kala kh. abdul hamid mau sowan kepada habib jakfar bin syaikhon as seggaf pasuruan yg jadi guru dia. namun mbah hamid menunggu lama sekali dan juga tidak kunjung di temui. setelah itu habib jakfar mengatakan kepada salah satu khodimnya:

“aku tidak ingin menemui karna bau rokok”

kesimpulannya mbah hamid mendadak mengarah masjid dan juga berikrar dihadapan alloh buat meninggalkan rokok mendadak itu. setlah itu dia berulang mengarah ndalem si habib, tidak hingga didepan pintu, mbah hamid sudah di “papak” di depan pintu rumah habib jakfar.

semenjak itu mbah hamid menyudahi merokok, sampai dia jadi waliyyulloh dan juga menemukan derajat yg besar di sisi alloh swt.
والله أعلم بالصواب. (انتهى بتصرف)

oleh: muhammad nabiel mustofa





(sumber: muslimoderat. com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.