Bung Karno Yang Terberat adalah Penjajahan oleh Bangsa Sendiri yang Berkolaborasi dengan Bangsa Asing

Menjajaki berita - berita ke indonesiaan kita dikala ini, aku terus terkenang - kenang tulisan profesor veth, sebagaimana dilansir oleh bung karno dalam salah satu tulisannya yang terkompilasi dalam novel " di dasar bendera revolusi ".

profesor veth berkata kalau orang - orang di tanah nusantara tidak sempat merdeka.. senantiasa tiba tuan - tuan ke tanah nusantara dari bermacam bangsa..

penjajahan silih berganti cuma berganti corak.. dan juga yang terberat benar serupa dikatakan oleh bung karno seorang diri, ialah penjajahan oleh bangsa seorang diri yang bekerjasama dengan bangsa - bangsa di luar situ.

coba lah renung - renungkan puisi profesor veth buat melukiskan keadaan tanah jawa di dasar ini:

dipantainya tanah jawa yang berdesak - desakan,

tiba senantiasa tuan - tuannya tiap masa,

mereka beruntun - untun bagaikan runtunan awan,

tetapi anak pribumi seorang diri tidak sempat kuasa.

apa yang kamu rasakan dari puisi profesor veth diatas? sudah datang kah masanya dimana pribumi betul - betul merdeka? lapangan kerja dibuka dimana - mana, tetapi bukan buat mereka.
sumber energi alam yang luar biasa kita memiliki.. tetapi kita tidak kuasa atasnya..

aku yakin kalau tidak terdapat bangsa yang dapat dijajah bahwa mereka tidak ingin dijajah. jadi, terus lah tanamkan dalam jiwa kalau kita bangsa yang merdeka.. kita hendak melawan penjajahan dari manapun datangnya.. tercantum dari bangsa kita seorang diri, ialah bila mereka lebih rela menyerahkan sumberdaya kita buat sebesar - besarnya kesejahteraan bangsa asing daripada buat mensejahterakan bangsa seorang diri.

bogor 21. 12. 2016

(mukhamad najib)






(sumber: https:// www. facebook. com/ mukhamad. najib/posts/10210093075575704)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.