Kisah NYATA Peserta Aksi 212 Resign Tinggalkan Gaji 15 Juta Plus Mobil

Idealisme tidak kan terbeli

[ust. anshari taslim]

seseorang sahabat baru aja resign (keluar) bagaikan pegawai senantiasa di kantor kami, kemudian bekerja bagaikan salah satu manajer pemasaran di suatu toko online dengan honor 15 juta perbulan plus sarana mobil tipe grand livina yang leluasa digunakan keluarga.

baru dekat 2 bulan bekerja di industri itu ia terpanggil bosnya buat rapat pengembangan usaha. diapun berangkat dengan mobil dinasnya tersebut ke kantor pusat.

usai rapat merekapun bincang santai. si bos yang kebetulan non muslim generasi, bicara tentang permasalahan penistaan agama yang gempar barusan. si bos mengatakan, " ahok itu tidak salah, malah mui seperti itu yang salah. kami (entah siapa yang ia iktikad kami) sudah mengusahakan buat menuntut pembubaran mui. "

mendengar itu tidak gunakan lama, sahabat kami ini langsung mengatakan, " pak, bahwa begitu aku resignsekarang pula. seluruh sarana aku kembalikan saat ini. kita tidak bisa jadi dapat bekerja sama lagi. "

berikutnya ia berangkat meninggalkan kantor mengembalikan kunci mobil dan juga seluruh peralatannya setelah itu kembali ke rumah naik kereta.

saat ini ia masih berupaya berwirausaha, tetapi ia percaya allah hendak mengubah dengan yang lebih baik.

ia merupakan alumni 411, dan juga di aksi 212 kemarin ia pula berbarengan bik terdepan dalam barisan.

#spirit212





(sumber: http:// yesmuslim. blogspot. com/2016/12/kisah-nyata-peserta-aksi-212-resign. html)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.