Usai Kebakaran Hebat Melanda. Kini Badai dan Angin Kencang Melanda Wilayah Israel Sudah 1 Hari

Kira - kira sepekan israel masih dilanda kebakaran hebat. terakhir, kebakaran telah memegang haifa, kota terbanyak ketiga di negeri yahudi itu. suasana kebakaran hutan terus menjadi kurang baik oleh tiupan angin kencang yang membikin api terus menjadi berkobar. sebanyak 80. 000 masyarakat terpaksa dievakuasi.

bermacam upaya memadamkan api, sudah dicoba. terlebih lagi beberapa negeri turut dan menawarkan dorongan. serupa negeri adikuasa, amerika serikat mengirimkan luar biasa tanker, sejenis pesawat pemadam terbanyak di dunia. tetapi usaha belum membuktikan hasil signifikan. uniknya palestina yang sejatinya merupakan negeri yang berposisi dalam konflik berkelanjutan, malah berposisi dibarisan terdepan dalam penindakan kebakaran tersebut.
yahudi

anehnya, di tengah bencana yang jadi atensi dunia itu, pemerintah israel malah menuding kebakaran tersebut merupakan penggalan dari aksi teroris. sebanyak 12 orang palestina ditangkap dan juga dicurigai bagaikan pemicu terbentuknya kebakaran. sontak, publik terus bersimpati kepada perjuangan rakyat palestina. alasannya, gimana bisa jadi masyarakat palestina dapat melintasi tembok kuat yang dibentuk israel bagaikan pembatas daerah, dan juga melaksanakan pembakaran besar - besaran.

banyak yang menghitung, israel sangat mengada - ada, dan juga mencari sebab atas kejadian kebakaran itu. terlebih lagi sebab itu, bagaikan ‘rudal’ israel buat mengambil daerah palestina lagi. tetapi warga dunia ketahui, siapa yang menabur angin, hendak menuai badai. maksudnya ia yang berbuat, ia pula yang terserang dampaknya. hukum tabur - tuai ini, kesatu kali dicatat dalam kitab ibrani: hosea 8: 7a. “umat - ku menabur angin hingga mereka hendak menuai badai” (tipe bus).

sepatutnya israel lebih dapat berlagak dalam masa ini, kala dunia menyimpan respek atas nama kemanusiaan. tampaknya peristiwa ini tidak merubah israel sedikitpun. israel senantiasa aja jadi negeri dengan kesombongan. sudah sangat berharga kah gengsi bagaikan negeri “adi daya”, ataupun benar watak yang senantiasa mengingkari? tidak pelak lagi, isu yang dilemparkan israel, malah menampik wajah seorang diri. siapa menabur angin, hendak menuai badai*




(sumber: http:// riauviral. com/israel-siapa-menabur-angin-akan-menuai-badai.html)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ads
Diberdayakan oleh Blogger.